Perkuat komitmen ESG, BTN gelar Run for Disabilities


Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar BTN Run for Disabilities, Run for Inclusivity dengan berlari bersama atlit paralimpik di Stadion Manahan, Solo sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026.

Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan bahwa prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di perseroan tidak hanya sebagai penyalur Corporate Social and Responsibility (CSR). 

"Lari adalah olahraga inklusif yang bisa dilakukan semua orang, termasuk para penyandang disabilitas. Begitu pula melalui lari, BTN berkomitmen menjadi bank yang inklusif dan hadir untuk semua, sejalan dengan prinsip ESG," kata Setiyo dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/2).

Menurut Setiyo, bentuk komitmen perseroan menjadi bank yang inklusif tidak hanya melalui layanan keuangan yang bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

Namun, juga melalui dukungan nyata terhadap olahraga, kesehatan, dan pemberdayaan para penyandang disabilitas sesuai dengan prinsip ESG.

"Kami ingin menegaskan peran BTN yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga konsisten mendorong kesehatan, inklusivitas, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," kata Setiyo. 

Adapun, dalam kesempatan yang sama, BTN menyerahkan bantuan untuk sarana dan prasarana pendukung atlet paralimpik. Selain itu, BTN juga akan melibatkan 10 pelari disabilitas dalam BTN Jakim dan menginisiasi penggalangan dana dari puluhan ribu peserta lari. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan kegiatan lari bersama para penyandang disabilitas diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik. 

"Kurangnya aktivitas fisik masuk menjadi 5 besar penyebab penyakit di Indonesia. Dan lari merupakan olahraga paling inklusif, murah, dan sehat karena modalnya hanya sepatu. Teman-teman disabilitas sudah membuktikan bisa, masa kita yang sehat tidak bisa?" ujar Budi. 

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi inisiatif BTN yang melibatkan penyandang disabilitas secara aktif dalam ajang lari berskala nasional. "

"Kami menyadari pentingnya dukungan sistem bagi atlet disabilitas, mulai dari layanan, lingkungan, hingga masa depan mereka setelah menjadi atlet. Kami berterima kasih kepada BTN karena melalui BTN Jakim, rekan-rekan disabilitas benar-benar dilibatkan," tutur Respati. 


Penulis : Eko