Penelitian Baru Oleh TOURISE dan LIONS Advisory Mengungkap Bagaimana Kreativitas Menciptakan Keunggulan Komersial
Untuk Pertumbuhan Destinasi
- 50% wisatawan tidak mengingat iklan terakhir yang mereka lihat tentang perusahaan atau destinasi pariwisata, dan 7% lainnya tidak yakin
- Sektor pariwisata menghadapi kesenjangan investasi pemasaran sebesar AS$11 miliar: untuk memulihkan pangsa suara sektor ini ke level 3%, belanja iklan global untuk sektor pariwisata dan transportasi memerlukan AS$43,4 miliar pada tahun 2027
- 63% visibilitas Large Language Model (LLM) didorong oleh ekuitas merek jangka panjang, dibandingkan 22% yang berasal dari aktivitas pemasaran saat ini dan 11% dari jumlah pengutipan
Riyadh, Arab Saudi --(ANTARA/Business Wire)-- TOURISE adalah platform terkemuka di dunia yang berperan dalam membentuk masa depan pariwisata global. Hari ini TOURISE meluncurkan IDEAS That Travel, yakni laporan baru yang disusun bersama LIONS Advisory. Menurut penelitian ini, meskipun permintaan perjalanan terus meningkat, berbagai merek pariwisata bersaing mendapatkan perhatian di lingkungan yang semakin terfragmentasi, digerakkan oleh interaksi sosial, dan dimediasi oleh AI. Dalam kondisi ini, visibilitas saja tidak lagi cukup untuk menjamin preferensi dan pertumbuhan.
“Kini wisatawan menemukan destinasi lebih awal dan melalui lebih banyak saluran dibanding sebelumnya, mulai dari media sosial dan konten kreator hingga komunitas dan perangkat AI. Hal ini meningkatkan standar bagi merek-merek pariwisata. Kreativitas, keunikan, dan kepercayaan semakin menjadi faktor utama bagi destinasi wisata untuk menarik perhatian, membangun preferensi, dan tetap relevan selama perjalanan wisatawan,” kata Yang Mulia Ahmed Al Khateeb, Menteri Pariwisata Arab Saudi sekaligus Ketua TOURISE.
IDEAS That Travel disusun berdasarkan survei online terhadap 8.374 konsumen di 13 pasar yang bepergian ke luar negeri dalam 12 bulan terakhir. Survei yang dilakukan pada bulan Desember 2025 ini dilengkapi wawancara mendalam bersama para pemimpin industri global dan analisis atas riset pemasaran dan studi kasus dari LIONS.
Narasumber yang diwawancarai adalah Tony Fernandes, CEO Capital A dan salah satu pendiri AirAsia; David Droga, Wakil Ketua Accenture; Gonzalo Brujó, CEO dan Pimpinan Global Interbrand; dan Joanne Chehab, Kepala Solusi Bisnis Global Wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara di ByteDance/TikTok.
Peluang yang tersedia sangat besar, tapi persaingannya juga ketat. 39% wisatawan memperkirakan akan lebih sering bepergian dalam 12 bulan mendatang dibandingkan pada tahun 2025, persentasenya meningkat menjadi 51% di kalangan Generasi Z dan 47% di kalangan Milenial. Namun, pemasaran pariwisata masih sulit menciptakan kesan yang melekat dan unik: 60% wisatawan menyatakan bahwa iklan pariwisata tampak serupa, 43% sulit membedakan merek-merek pariwisata, dan 50% tidak mengingat iklan pariwisata terakhir yang mereka lihat, sementara 7% lainnya tidak yakin.
Di saat yang sama, 55% wisatawan telah menggunakan AI untuk merencanakan liburan, dan 62% memperkirakan akan lebih sering menggunakannya dalam 12 bulan mendatang. Laporan ini menegaskan bahwa pertumbuhan di masa mendatang akan bergantung pada kemampuan merek pariwisata untuk membangun relevansi sebelum wisatawan memasuki tahapan pemesanan, dan melakukannya secara konsisten dalam proses penemuan melalui interaksi dengan manusia maupun yang dipandu AI.
“Kreativitas merupakan keunggulan komersial,” kata Paul Coxhill, Chief Operating Officer dan Presiden LIONS. “Berbagai penelitian empiris membuktikan peran kreativitas dalam pertumbuhan bisnis. Sektor pariwisata adalah lahan subur untuk efektivitas kreativitas. Hanya sedikit sektor yang berhubungan langsung dengan emosi, pengalaman, dan kenangan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sektor pariwisata mengalami perubahan besar dalam cara konsumen menemukan destinasi, melakukan pemesanan, dan berinteraksi dengan destinasi. Seiring meningkatnya permintaan, persaingan dan kompleksitas juga semakin besar.”
Laporan ini juga menyoroti tantangan visibilitas yang kian besar. Belanja iklan global di sektor pariwisata dan transportasi kembali meningkat hingga diperkirakan mencapai AS$32,4 miliar pada 2025, tapi pangsa suara sektor ini masih di bawah tingkat sebelum pandemi. Untuk mengembalikannya ke level 3%, investasi perlu ditingkatkan hingga AS$43,4 miliar pada tahun 2027 atau naik AS$11 miliar dalam dua tahun. Laporan ini menegaskan bahwa solusinya bukan sekadar meningkatkan belanja iklan, namun juga mengalokasikan investasi yang lebih cerdas pada media sosial, konten kreator, video, dan hiburan, yang semakin berperan dalam membentuk minat wisatawan untuk bepergian.
Dengan latar belakang ini, IDEAS That Travel menyajikan kerangka kerja praktis bagi merek-merek pariwisata berlandaskan lima faktor pendorong efektivitas: Investasi, Keunikan, Keterlibatan, Keotentikan, dan Kelancaran. Semua faktor ini dirancang untuk membantu merek membangun visibilitas, menciptakan kaitan yang mudah diingat, menarik perhatian melalui penceritaan, memperkuat kepercayaan melalui pengalaman yang kredibel, dan menghubungkan seluruh perjalanan pelanggan di berbagai titik interaksi fisik maupun digital.
Studi kasus dari Airbnb, Tourism Australia, Visit Sweden, Visit North Carolina, dan Southwest Airlines menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat dipraktikkan. Laporan ini menyimpulkan bahwa merek pariwisata yang paling siap mencapai pertumbuhan di masa depan akan bersaing untuk mendapatkan pemesanan sekaligus merebut perhatian dan membangun relevansi budaya. Hal ini menuntut integrasi antara penceritaan, konten kreator, AI, media, dan pengalaman nyata wisawatan ke dalam satu sistem yang terpadu dan selaras.
Laporan lengkap tersedia di TOURISE.com.
Tentang TOURISE
TOURISE merupakan platform terkemuka di dunia untuk mengubah konsep dan membentuk masa depan pariwisata.
KTT TOURISE perdana yang didukung oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi telah diselenggarakan pada tanggal 11–13 November 2025 di Riyadh. TOURISE mempertemukan para tokoh visioner dari kalangan pemerintah, bisnis, investasi, serta komunitas pariwisata dan teknologi untuk menghadirkan inisiatif berdampak tinggi dan kesepakatan transformatif yang akan menata ulang industri serta membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berorientasi masa depan.
TOURISE merupakan platform yang beroperasi sepanjang tahun dan mempertemukan para pemimpin yang memiliki visi bersama untuk membentuk ekonomi wisatawan. Dan dari sinilah masa depan pariwisata untuk 50 tahun ke depan dibentuk.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai TOURISE, kunjungi www.TOURISE.com.
Tentang LIONS Advisory
LIONS Advisory adalah praktik konsultasi di LIONS yang membantu pemimpin pemasaran yang ambisius menjadikan pemasaran sebagai penggerak pertumbuhan bisnis melalui riset, tolok ukur, strategi, dan efektivitas kreativitas. LIONS adalah bagian dari Informa plc.
Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.
Tersedia Galeri Multimedia/Foto: https://www.businesswire.com/news/home/20261021160141/en
Contacts
Untuk rincian selengkapnya, hubungi: media@TOURISE.com
Sumber: TOURISE
Penulis : Adityawarman


