KSO SCISI perkuat layanan aktivitas impor di Jateng


Semarang (ANTARA) - KSO Sucofindo, atau dikenal juga sebagai KSO SCISI berupaya memperkuat layanan aktivitas impor di wilayah Jawa Tengah, dengan meresmikan kantor representatif pemasaran di Kota Semarang.

Pimpinan KSO SCISI Feruz Robby Nugraha, di Semarang, Rabu, mengatakan kehadiran kantor representatif tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memberikan layanan yang lebih dekat, cepat, dan responsif kepada para importir di Jateng.

KSO SCISI adalah bentuk kerja sama operasi antara dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia yang ditunjuk Kementerian Perdagangan Surveyor Pelaksana untuk melakukan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI).

Menurut dia, kehadiran kantor representatif pemasaran di Kota Semarang semakin mendekatkan layanan verifikasi penelusuran teknis impor kepada para pelaku usaha.

"Ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan kami, khususnya di Jawa Tengah yang memiliki potensi perdagangan dan aktivitas impor yang terus berkembang," katanya.

Kantor Representatif Pemasaran KSO SCISI di Semarang berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 171, Sekayu, Kota Semarang, seiring dengan prospek perdagangan dan industri yang terus berkembang.

Menurut dia, dinamika perdagangan saat ini menuntut pelayanan yang semakin efektif, responsif, akuntabel, dan profesional.

Karena itu, ia berharap kehadiran kantor representatif di Semarang mampu mempercepat proses pelayanan verifikasi teknis impor sekaligus memperkuat koordinasi dengan para pengguna jasa.

"Kami ingin memastikan proses verifikasi penelusuran teknis impor dapat berjalan lebih cepat dan lebih mudah diakses oleh pelaku usaha, sehingga pelayanan yang diberikan semakin efektif dan profesional," katanya.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, KSO SCISI juga ingin mempererat komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk asosiasi pelaku usaha di bidang perdagangan dan impor.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pelayanan yang semakin baik.

"Kami berharap kehadiran kantor representatif ini semakin memperlancar komunikasi dan memperkuat kolaborasi, baik dengan pelaku usaha maupun asosiasi yang ada di Jawa Tengah," ujar Feruz.

Pembukaan kantor representatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi seluruh entitas yang tergabung dalam ekosistem IDSurvey untuk meningkatkan kualitas layanan testing, inspection, and certification (TIC).

Saat ini, IDSurvey merupakan perusahaan TIC terbesar di Indonesia dan menempati peringkat keenam di kawasan Asia Pasifik. 

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jateng Budi Atmoko menilai kehadiran kantor representatif KSO SCISI sangat relevan dengan pesatnya pertumbuhan kawasan industri dan logistik di Jateng, termasuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

"Jawa Tengah kini berkembang dengan adanya kawasan logistik dan industri, termasuk di Batang dan sekitarnya. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap layanan verifikasi teknis impor juga semakin meningkat," katanya.

Kemudahan akses layanan verifikasi teknis impor akan membantu para importir, termasuk anggota GINSI, dalam mengurus berbagai komoditas seperti baja, tekstil, dan produk industri lainnya, sekaligus mendukung pertumbuhan industri dan perdagangan di Jateng.


Editor : Dirgantara