Indo Premier Sekuritas siap antarkan 6 perusahaan IPO pada 2027


Jakarta (ANTARA) - PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) mengungkapkan kesiapannya untuk mengantarkan enam perusahaan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada tahun 2027.

Direktur Utama Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan proses IPO keenam perusahaan tersebut tetap akan mempertimbangkan kondisi pasar terlebih dahulu pada tahun depan.

"Kalau (kondisi) market oke, kita akan membawa IPO saham enam perusahaan ahun depan,” ujar Moleonoto diwawancarai awak media di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis.

Namun demikian, Moleonoto belum bersedia untuk mengungkapkan sisi sektor maupun klasifikasi aset dari keenam perusahaan yang tengah dipersiapkan untuk melangsungkan IPO tersebut.

 

"Kita belum bisa disclose (soal klasifikasi aset). Tapi rata-rata cukup besar,” ujar Moleonoto.

Sebagai gambaran, berdasarkan catatan BEI hingga 4 September 2026, sebanyak tujuh perusahaan berada dalam antrean (pipeline) akan melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia.

Dari klasifikasi aset, sebanyak dua perusahaan beraset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar, dua perusahaan skala menengah dengan aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, serta tiga perusahaan beraset skala besar atau di atas Rp250 miliar.

Dari sisi sektor, tiga perusahaan sektor kesehatan, dua perusahaan sektor energi, satu perusahaan sektor barang konsumen primer, dan satu perusahaan sektor industri.

 

Sepanjang tahun hingga 4 September 2026, sebanyak tujuh perusahaan telah resmi melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia, dari target sebanyak 50 perusahaan dapat melangsungkan IPO pada tahun ini.

Dari ketujuh perusahaan yang melangsungkan IPO tersebut, total dana dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.

Dengan demikian, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia tercatat sebanyak 963 sampai 4 September 2026, yang mana ditargetkan dapat mencapai 1.100 perusahaan tercatat pada tahun 2030 mendatang.

Di sisi lain, Indo Premier Sekuritas sendiri tercatat belum menghantarkan perusahaan melangsungkan IPO pada tahun ini.


Editor : Eko Adi