SMBR tingkatkan kompetensi tenaga kerja kontruksi


Bandarlampung (ANTARA) - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi di Sumatera Selatan.

"Dukungan yang kami berikan ini merupakan wujud sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, khususnya di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi," kata General Manager of Marketing Planning dan Development SMBR Tarida Tambunan dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di industri bahan bangunan dan memiliki keterkaitan erat dengan sektor konstruksi, SMBR memandang aspek keselamatan kerja sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

"Dalam kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi Jenjang 7 yang berkolaborasi dengan Pemprov Sumatera Selatan, kami menghadirkan berbagai materi terkait regulasi K3, identifikasi dan pengendalian risiko bahaya, sistem tanggap darurat, inspeksi K3 konstruksi, hingga uji kompetensi sertifikasi bagi peserta," katanya.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas SDM konstruksi sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di Indonesia.

"Melalui kolaborasi bersama Disperkim Provinsi Sumatera Selatan, SMBR berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga memahami dan menerapkan aspek keselamatan kerja sesuai standar yang berlaku," katanya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi ini juga menjadi bagian dari upaya Provinsi Sumatera Selatan dalam meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat yang kompeten dan siap mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.

"Selain memperoleh pembekalan materi dari para narasumber dan praktisi yang berpengalaman, peserta juga mengikuti serangkaian uji kompetensi sebagai syarat memperoleh sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi sesuai standar yang berlaku," katanya.


Editor : Yanthi