SkyDrive Pamerkan Replika Ukuran Asli di Luar Negeri Untuk Pertama Kalinya
Kerja Sama Pemerintah-Swasta Untuk Komersialisasi eVTOL Semakin Meningkat di Indonesia
Permintaan Pasar di Indonesia Telah Dipastikan;
Upaya Meraih Sertifikasi Semakin Dipercepat
Toyota, Jepang --(ANTARA/Business Wire)-- SkyDrive Inc. (“SkyDrive”) adalah pengembang pesawat eVTOL berukuran ringkas asal Jepang yang terkemuka (*1). Dengan bangga, SkyDrive mengumumkan kesuksesan penyelenggaraan acara promosi bersama operator helikopter terkemuka dari Indonesia, Whitesky Aviation, di Cengkareng Heliport milik Whitesky yang berlokasi strategis di samping Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Acara selama dua hari pada tanggal 23-24 Juni ini menegaskan permintaan pesawat eVTOL dari para calon pelanggan di bidang pertambangan dan pertanian serta dari kalangan organisasi pemerintah.
SkyDrive melihat peluang pertumbuhan di Indonesia karena berbagai faktor yang memengaruhi standar hidup dan produktivitas di area perkotaan maupun pedesaan. Setiap tahun, kerugian ekonomi akibat kemacetan lalu lintas di kawasan metropolitan Jakarta diperkirakan mencapai sekitar 65 triliun rupiah (*2). Industri pertambangan (industri utama di berbagai wilayah Indonesia yang total menyumbang sekitar 10% dari PDB regional (*3)) maupun area perkebunan Indonesia yang luas (lebih dari 15 juta hektar (*4)) mengalami keterlambatan logistik dan tanggap bencana akibat infrastruktur yang kurang berkembang.
Selama acara promosi tersebut, SkyDrive memamerkan replika "SKYDRIVE (SkyDrive Model SD-05)" berukuran asli untuk pertama kalinya di luar Jepang. SkyDrive juga mengemukakan beberapa usulan kepada para peserta mengenai penerapan praktis eVTOL untuk mengatasi masalah sosial yang sedang diupayakan penyelesaiannya oleh Indonesia.
Sejarah Kerja Sama SkyDrive dan Whitesky
SkyDrive dan Whitesky menjalin kemitraan strategis untuk peluncuran pengoperasian eVTOL di Indonesia pada bulan Agustus 2025 (*5). Sejak saat itu, kedua pihak bekerja sama untuk membahas masa depan bisnis dan mengembangkan beberapa rencana bisnis tertentu.
Kerja sama antara kedua perusahaan dimulai dengan berfokus pada upaya mengatasi kemacetan lalu lintas yang sangat parah dan saat ini memengaruhi kualitas hidup di Jakarta. Salah satu masalah akibat kemacetan adalah lambatnya perjalanan darat antara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan pusat kota. Karena Whitesky mengelola Cengkareng Heliport yang berlokasi strategis di samping Bandara Internasional Soekarno-Hatta, layanan taksi udara antara bandara dan pusat kota menjadi titik awal yang tepat dalam membahas kelayakan rute eVTOL perkotaan di masa depan.
Pembicaraan antara SkyDrive dan Whitesky mengenai upaya mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan diikuti oleh kajian lebih lanjut mengenai potensi peran eVTOL dalam mendukung industri pertambangan dan pertanian yang berperan penting dalam mendorong pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
Meskipun penambangan sumber daya alam merupakan industri utama di sejumlah pulau di Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra, lokasi tambang seringkali berada di daerah yang infrastruktur jalannya terbatas. Kondisi ini menyebabkan ketidakefisienan dan keterlambatan logistik ketika memberikan perawatan medis kepada korban kecelakaan kerja di area tersebut, yang dapat terjadi beberapa kali dalam seminggu.
Selain sektor pertambangan, kedua perusahaan juga sedang menjajaki potensi kerja sama di sektor pertanian karena luasnya lahan pertanian di Indonesia. Meskipun saat ini drone digunakan untuk mendeteksi kebakaran hutan dan patroli pengawasan di area yang luas, jarak yang jauh dapat membatasi efektivitas penggunaan drone.
Ketika pembicaraan antara SkyDrive dan Whitesky berkembang dari layanan taksi udara perkotaan menjadi layanan eVTOL untuk industri di daerah, eVTOL semakin jelas berpotensi menghemat biaya operasional dan mengurangi dampak terhadap lingkungan dalam kedua skenario tersebut. Dengan pertimbangan tersebut, acara ini diselenggarakan untuk membangun momentum guna mewujudkan berbagai penerapan eVTOL yang spesifik di semua sektor tersebut.
Usulan Penerapan eVTOL
Setelah pembahasan awal yang berfokus pada penggunaan pesawat eVTOL untuk layanan taksi udara perkotaan, SkyDrive dan Whitesky kini melanjutkan kajian konkret mengenai penerapan eVTOL di berbagai industri utama di daerah sebagaimana dijelaskan di bawah ini.
1. Layanan taksi udara perkotaan di wilayah metropolitan Jakarta dan sekitarnya
Layanan transportasi cepat yang dapat menghindari kemacetan di perkotaan bagi penumpang yang bepergian dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke pusat kota Jakarta, termasuk kawasan kota pintar di sekitarnya.
2. Penggunaan eVTOL dalam industri pertambangan di Pulau Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra
Layanan di lokasi pertambangan yang memerlukan perjalanan jauh dengan mobil atau bus akibat akses jalan yang buruk. Termasuk layanan antar-jemput bagi insinyur dan karyawan lain menuju lokasi pertambangan dan layanan medis darurat yang setara dengan layanan helikopter medis untuk menangani kecelakaan kerja dan bencana alam.
3. Penggunaan eVTOL di perkebunan kelapa sawit, perkebunan untuk industri kertas dan perkebunan tebu berskala besar
Layanan pemantauan dan patroli lokasi, sesuai kebutuhan pemilik dan pengelola perkebunan pertanian skala besar. Keterbatasan jarak terbang maksimum membatasi efektivitas pengawasan dengan drone di perkebunan yang sangat luas. eVTOL juga cepat mendeteksi dan mengatasi kebakaran hutan yang sering ;melanda perkebunan, terutama selama musim kemarau.
Saat ini, sebagian layanan tersebut masih menggunakan helikopter konvensional. Mengganti helikopter menjadi pesawat eVTOL akan menghasilkan biaya operasional lebih rendah, emisi lebih sedikit, dan pengoperasian yang lebih senyap.
Ringkasan Acara
- Tanggal acara: 23 Juni 2026 (Selasa) - 24 Juni 2026 (Rabu)
- Lokasi: Cengkareng Heliport, Jakarta, Indonesia
- Peserta utama
- Pejabat pemerintah Indonesia dari kementerian yang bertanggung jawab atas transportasi, ekonomi, perdagangan dan industri
- Perusahaan pertambangan besar
- Perwakilan perkebunan pertanian besar
- Perwakilan industri kedirgantaraan
Dalam acara tersebut, para perwakilan senior dari pemerintah Indonesia dan perusahaan swasta secara langsung menyaksikan ukuran dan kenyamanan replika SKYDRIVE (SD-05) yang dipamerkan di luar Jepang untuk pertama kalinya. SkyDrive memastikan tingginya minat para peserta terhadap berbagai peran pesawat ini di kawasan perkotaan maupun pedesaan Indonesia. Beberapa peserta menanggapi dengan antusias: “Beragam potensi kasus bisnis di Indonesia memberikan peluang besar untuk penggunaan pesawat eVTOL SkyDrive di masa mendatang. Antara lain untuk layanan antar-jemput bagi perusahaan pertambangan, pengawasan lahan di perkebunan yang luas, dan menghindari kemacetan lalu lintas di daerah perkotaan.” Mereka juga berkata, “kami melihat pesawat ini berpotensi besar menjadi alternatif helikopter yang lebih ekonomis sekaligus sarana untuk menciptakan nilai baru bagi industri melalui teknologi canggih.”
Komentar
Muhammad Neil El Himam, Wakil Ketua Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi di Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif:
Teknologi Advanced Air Mobility (AAM) dan eVTOL generasi berikutnya yang dikembangkan oleh SkyDrive merupakan 'wajah baru' yang menghadirkan inovasi bagi ekonomi kreatif kami. Kami yakin, penggunaan teknologi canggih SkyDrive akan memajukan bidang transportasi sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang luar biasa melalui kekayaan intelektual baru dan lapangan kerja yang membutuhkan keahlian khusus. Agar Indonesia dapat mengembangkan dan mengelola teknologi baru, perusahaan global seperti SkyDrive dan mitra lokal harus bersatu membangun 'ekosistem lengkap' melalui kerja sama antara industri-akademisi-pemerintah. Kami menyambut baik dan sangat mendukung komitmen SkyDrive untuk terus mendorong masa depan mobilitas.
Sokhib Al Rokhman, S.SiT., S.T., M.T.,
Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
Negara kami menyambut baik kehadiran teknologi baru di bidang mobilitas generasi mendatang dan kami sangat menghargai berbagai inisiatif dari sektor swasta. Meskipun kami sama sekali tidak akan berkompromi terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan, kami siap memajukan kerangka peraturan secara fleksibel. Termasuk memanfaatkan struktur yang ada dan menyediakan sejumlah bandara sebagai lingkungan uji regulasi untuk pelaksanaan uji coba demonstrasi. Untuk mendukung pengoperasian pesawat buatan luar negeri seperti SkyDrive, kami harap dapat mencapai kesepakatan mengenai proses validasi sertifikasi tipe di masa mendatang dengan Japan Civil Aviation Bureau (JCAB) dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata guna memastikan kelancaran kerja sama. Sejalan dengan rencana perusahaan untuk memulai pengoperasian komersial setidaknya tahun 2029, kami akan berkomitmen penuh selama tiga tahun mendatang untuk mengembangkan peraturan yang diperlukan demi mendukung pengoperasian komersial yang aman.
Perkembangan Masa Depan
Melalui acara ini, SkyDrive dan Whitesky mengumpulkan data tentang potensi penggunaan eVTOL di berbagai industri, termasuk transportasi personel dan barang, layanan medis darurat, dan pengawasan lahan. Data tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai uji kelayakan yang diperlukan dalam mempersiapkan komersialisasi. Melalui kerja sama sektor publik dan swasta dengan pemerintah Indonesia, kedua perusahaan juga akan bekerja sama mengembangkan proses yang diperlukan bagi sertifikasi pesawat eVTOL di Indonesia. Langkah pertama menuju layanan komersial di Indonesia adalah dengan mempersiapkan infrastruktur dan sistem operasional yang dibutuhkan untuk mendukung penerbangan eVTOL komersial di kawasan pertambangan di Kalimantan dan layanan taksi udara perkotaan di Jakarta dan sekitarnya.
Tentang PT Whitesky Aviation
Whitesky Aviation adalah perusahaan penerbangan terkemuka di Indonesia yang telah mengubah mobilitas udara di seluruh nusantara sejak tahun 2010. Didukung oleh Aircraft Operator Certificate (AOC 135-016) resmi, Whitesky mengoperasikan armada helikopter dan pesawat bersayap tetap yang melayani penerbangan sewa tidak berjadwal sesuai kebutuhan perusahaan, pelanggan privat, layanan medis, dan pariwisata. Dengan komitmen yang kuat terhadap keselamatan, ketepatan, dan kepuasan pelanggan, Whitesky menjadi mitra tepercaya bagi pelanggan yang membutuhkan akses yang efisien ke daerah terpencil, layanan logistik berprioritas tinggi, dan pengalaman penerbangan premium. Mulai dari mendukung berbagai proyek infrastruktur strategis hingga melaksanakan evakuasi darurat dan menyediakan penerbangan wisata mewah, Whitesky memadukan keunggulan operasional dengan keahlian lokal untuk memberikan solusi yang andal dan berdampak besar. Di saat Indonesia semakin membutuhkan konektivitas udara vertikal dan regional, Whitesky Aviation berada di garis terdepan, didorong oleh inovasi, didukung tenaga ahli, dan berlandaskan misi untuk menghubungkan masyarakat, peluang, dan wilayah-wilayah yang seringkali belum terjangkau oleh transportasi konvensional.
Untuk informasi lebih lanjut, harap kunjungi: https://www.whitesky.co.id/
Tentang SkyDrive Inc.
SkyDrive adalah perusahaan eVTOL berukuran ringkas asal Jepang yang bertujuan "memimpin revolusi mobilitas yang hanya terjadi sekali dalam seabad". Perusahaan ini mulai menguji prototipe eVTOL pada tahun 2014 sebelum resmi didirikan pada tahun 2018. Berdasarkan visi masa depannya untuk transportasi perkotaan, penerbangan dengan eVTOL akan menjadi bagian rutin dari kehidupan di perkotaan. Tahun 2019, SkyDrive menjadi perusahaan Jepang pertama yang menerbangkan eVTOL berawak. Tahun 2025, SkyDrive berhasil memamerkan "SKYDRIVE", yakni produk eVTOL pertamanya, melalui penerbangan demonstrasi di Osaka Expo yang disaksikan oleh ribuan pengunjung selama satu bulan. SkyDrive mulai memproduksi “SKYDRIVE” pada bulan Maret 2024 di pabrik Suzuki Motor Corporation, mitra produksi resmi SkyDrive. Selama ini SkyDrive bekerja sama dengan otoritas penerbangan sipil di Jepang dan A.S. untuk mendapatkan sertifikasi bagi “SKYDRIVE” agar dapat memulai pengoperasiannya pada tahun 2028. SkyDrive berkantor pusat di Toyota, Prefektur Aichi, dan dipimpin oleh CEO Tomohiro Fukuzawa, seorang insinyur dan pengusaha.
Untuk informasi selengkapnya, harap kunjungi: https://skydrive.co.jp/en/
Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.
Tersedia Galeri Multimedia/Foto: https://www.businesswire.com/news/home/20260702302595/en
|
Catatan Editor: |
(*1) “eVTOL” adalah singkatan dari electric Vertical Takeoff and Landing. Sesuai namanya, pesawat eVTOL dapat lepas landas dan mendarat tanpa memerlukan landasan pacu. eVTOL mengunakan tenaga listrik dan menggabungkan teknologi kendali penerbangan otomatis yang canggih. |
|
(*2) Pemerintah Indonesia; Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) "PERMOHONAN PENYAMPAIAN MINAT (KONSULTAN PEORANGAN) - Pemerintah Indonesia, Global Environment Facility (GEF)" |
|
(*3) Pemerintah Indonesia; Badan Pusat Statistik (BPS) |
|
(*4) Pemerintah Indonesia; Badan Pusat Statistik (BPS) *Angka luas yang disebutkan dalam dokumen ini merujuk pada luas lahan budi daya kelapa sawit (sekitar 15 juta hektar) sebagaimana tercantum dalam dokumen ini. |
|
(*5) Siaran Pers Terkait: https://skydrive.co.jp/en/archives/16195 |
Contacts
Kaori Saito
Hubungan Masyarakat
SkyDrive Inc.
Email: info@skydrive.co.jp
https://skydrive.co.jp/en/contact
Sumber: SkyDrive Inc.
Penulis : Adityawarman


