SBC Medical Umumkan Laporan Keuangan Kuartal Ke-4 dan Setahun Penuh 2025


Laba per saham (EPS) kuartal ke-4 naik lebih dari dua kali lipat menjadi $0,14 seiring dengan peningkatan profitabilitas yang signifikan sepanjang tahun

 

Irvine, Calif.--(ANTARA/Business Wire)-- SBC Medical Group Holdings Incorporated (Nasdaq: SBC) (“SBC Medical” atau “Perusahaan”), sebuah Organisasi Layanan Manajemen yang mengelola beragam bisnis waralaba di berbagai bidang medis, pada hari ini mengumumkan laporan keuangannya untuk kuartal ke-4 tahun fiskal 2025 (selama tiga bulan, yang berakhir pada 31 Desember 2025) dan untuk tahun fiskal penuh 2025 (selama dua belas bulan, yang berakhir pada 31 Desember 2025).

Ringkasan untuk Kuartal Ke-4 2025

  • Total pendapatan sebesar $40 juta, yang menunjukkan penurunan sebesar 11% dari tahun ke tahun.
  • Laba Bersih yang dapat diatribusikan ke SBC Medical Group sebesar $14 juta, yang menunjukkan kenaikan sebesar 117% dari tahun ke tahun.
  • Laba per saham, yang didefinisikan sebagai laba bersih yang dapat diatribusikan ke Perusahaan dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, adalah sebesar $0,14 untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang menunjukkan kenaikan 133% dari tahun ke tahun.
  • EBITDA1, yang dikalkulasi dengan menambahkan beban penyusutan dan amortisasi serta kerugian penurunan nilai terhadap laba operasional adalah sebesar $14 juta, yang menunjukkan penurunan sebesar 35% dari tahun ke tahun. Margin EBITDA1sebesar 34% untuk kuartal ke-4 tahun 2025, menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun sebesar 12 poin persentase.
  • Laba atas ekuitas, yang didefinisikan sebagai laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan dibagi dengan rata-rata ekuitas pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2025, adalah sebesar 23% yang menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun sebesar 9,8 poin persentase.
  • Jumlah Lokasi Waralaba2sebanyak 283 lokasi per 31 Desember 2025, yang menunjukkan kenaikan sebanyak 34 lokasi dari 31 Desember 2024.
  • Jumlah pelanggan3dalam dua belas bulan terakhir yang berakhir pada 31 Desember 2025 adalah sebanyak 6,6 juta, yang menunjukkan kenaikan 12% dari tahun ke tahun.
  • Tingkat kunjungan berulang4yang mengunjungi klinik waralaba sebanyak dua kali atau lebih adalah 72%.

 

 

1 EBITDA dan Margin EBITDA merupakan ukuran keuangan non-GAAP. Untuk informasi selengkapnya tentang ukuran keuangan non-GAAP, lihat bagian “Penggunaan Ukuran Keuangan Non-GAAP” dan tabel yang berjudul “Rekonsiliasi Hasil GAAP dan Non-GAAP yang Tidak Diaudit.”

2 Angka-angka ini memperhitungkan waralaba klinik dengan brand SBC, Rize Clinic, Gorilla Clinic, AHH, JUN CLINIC

3 Jumlah pelanggan memperhitungkan pelanggan klinik dengan brand SBC, Rize Clinic dan Gorilla Clinic, AHH Clinic, dan JUN CLINIC.Periode yang diambil adalah mulai 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025.

4 Angka-angka ini termasuk waralaba klinik dengan brand SBC, Rize Clinic, dan Gorilla Clinic, tetapi tidak memperhitungkan pelanggan klinik AHH dan JUN CLINIC yang tidak termasuk konseling gratis. Persentase pelanggan yang mengunjungi klinik waralaba kami sebanyak dua kali atau lebih.

Ringkasan untuk Setahun Penuh 2025

  • Total pendapatan sebesar $174 juta, yang menunjukkan penurunan 15% dari tahun ke tahun.
  • Laba Bersih yang dapat diatribusikan ke SBC Medical Group sebesar $51 juta, yang menunjukkan kenaikan 9% dari tahun ke tahun.
  • Laba per saham, yang didefinisikan sebagai laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, adalah sebesar $0,50 untuk setahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang menunjukkan kenaikan 4% dari tahun ke tahun.
  • EBITDA1, yang dikalkulasi dengan menambahkan beban penyusutan dan amortisasi serta kerugian penurunan nilai terhadap laba operasional adalah sebesar $70 juta, yang menunjukkan penurunan sebesar 21% dari tahun ke tahun. Margin EBITDA sebesar 40% untuk setahun penuh 2025, yang menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun sebesar 3 poin persentase.

Yoshiyuki Aikawa, Chairman dan Direktur Utama SBC Medical, berkomentar: “Hasil tahunan kami untuk tahun 2025 mencerminkan bisnis yang sedang dalam masa transisi. Pendapatan turun 15% menjadi $174 juta, terutama disebabkan oleh dua perubahan struktural: restrukturisasi bisnis yang dilakukan pada 2024, dan revisi perjanjian biaya waralaba yang diterapkan pada bulan April 2025. Langkah-langkah ini diambil secara sengaja untuk membangun fondasi bisnis yang lebih berkelanjutan, dan dampak finansialnya kini sebagian besar telah berlalu.

Di balik penurunan pendapatan, profitabilitas pokok kami meningkat secara signifikan. Laba bersih setahun penuh yang dapat diatribusikan kepada SBC Medical Group tumbuh 9% menjadi $51 juta, dengan laba per saham sebesar $0,50. Margin laba bersih kami meningkat dari 23% menjadi 29%, karena kompensasi berbasis saham terkait IPO dan kerugian penurunan nilai yang membebani hasil tahun sebelumnya tidak terulang. Margin EBITDA sedikit normal dari 43% menjadi 40%, yang kami anggap sebagai tingkat yang lebih berkelanjutan ke depannya.

Khususnya pada kuartal ke-4, kami melihat momentum operasional yang menggembirakan. Pendapatan rata-rata per pelanggan pulih menjadi $316, naik 11% dibandingkan tahun sebelumnya — sebuah titik balik yang bermakna setelah masa penurunan bertahap, dan yang kami yakini mencerminkan dampak awal dari inisiatif penetapan harga dan keterlibatan pelanggan kami. Kami mengakhiri tahun ini dengan 283 lokasi klinik dan 6,63 juta kunjungan pelanggan per tahun.

“Menjelang tahun 2026, kami berfokus pada tiga prioritas, yaitu mengembangkan strategi multi-merek kami di segmen dermatologi, memperluas portofolio layanan kesehatan non-estetika, dan membangun fondasi yang lebih kokoh di pasar internasional. Dengan tantangan struktural selama dua tahun terakhir yang kini sebagian besar telah teratasi, kami berada dalam posisi yang tepat untuk kembali meraih pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan.”

Conference Call

Perusahaan akan mengadakan conference call pada hari Jumat, 27 Maret 2026 pukul 08.30 Waktu Timur (atau Jumat, 27 Maret 2026 pukul 22.30 Waktu Jepang) untuk membahas laporan keuangan dan menjawab pertanyaan secara langsung.

Silakan mendaftar terlebih dahulu sebelum berlangsungnya konferensi menggunakan tautan yang tersedia di bawah ini.
https://zoom.us/webinar/register/WN_d1mfdSBSThST4BIiID88aQ

Tautan ini akan mengarahkan Anda secara otomatis ke halaman "Q4 2025 and Full Year Financial Results." Silakan ikuti langkah-langkah untuk memasukkan informasi pendaftaran Anda, lalu klik “Submit”.

Selain itu, rilis pendapatan, lampiran slide, dan arsip webcast dari conference call ini akan tersedia di situs web Hubungan Investor Perusahaan di https://ir.sbc-holdings.com/

Tentang SBC Medical

SBC Medical Group Holdings Incorporated adalah Organisasi Layanan Manajemen yang mengoperasikan beragam bisnis waralaba di berbagai bidang medis, termasuk kedokteran estetika tingkat lanjut, dermatologi, ortopedi, perawatan kesuburan, kedokteran gigi, pengobatan alopecia (AGA), dan oftalmologi. Perusahaan ini mengelola beragam portofolio merek klinik dan aktif memperluas kehadiran globalnya, terutama di Amerika Serikat dan Asia, melalui pengoperasian langsung maupun inisiatif wisata medis. Pada bulan September 2024, Perusahaan ini terdaftar di Nasdaq dan pada bulan Juni 2025 terpilih untuk dicantumkan di Indeks Russell 3000®, yaitu tolok ukur pasar saham AS yang luas. Dengan berpedoman pada Tujuan Grupnya yaitu “Berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia melalui inovasi medis,” SBC Medical Group Holdings Incorporated terus menyediakan layanan medis yang aman, tepercaya, dan bermutu tinggi di samping semakin memperkuat reputasi internasionalnya dari segi kualitas dan kepercayaan di bidang perawatan medis.

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi https://sbc-holdings.com/

Penggunaan Ukuran Keuangan Non-GAAP

Perusahaan menggunakan ukuran non-GAAP, seperti EBITDA dan margin EBITDA, dalam mengevaluasi hasil operasinya dan untuk tujuan pengambilan keputusan keuangan dan operasional. Perusahaan berkeyakinan bahwa ukuran keuangan non-GAAP dapat membantu mengidentifikasi tren yang mendasari bisnis Perusahaan. Selain itu, perusahaan berkeyakinan bahwa ukuran keuangan non-GAAP memberikan informasi yang berguna mengenai hasil operasi Perusahaan, meningkatkan pemahaman menyeluruh tentang kinerja masa lalu dan prospek masa depan Perusahaan, serta memungkinkan visibilitas yang lebih baik terkait ukuran-ukuran penting yang digunakan oleh manajemen Perusahaan dalam pengambilan keputusan keuangan dan operasional. .

Ukuran keuangan non-GAAP tidak dijelaskan menurut GAAP A.S. dan tidak disajikan sesuai GAAP A.S. Ukuran keuangan non-GAAP memiliki keterbatasan sebagai alat analitis. Ketika menilai kinerja operasional, arus kas, atau likuiditas Perusahaan, investor tidak boleh mempertimbangkannya secara terpisah, atau sebagai pengganti kerugian bersih, arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasional atau laporan operasi konsolidasi lainnya dan data arus kas yang disiapkan sesuai GAAP A.S.

Perusahaan mengurangi keterbatasan ini melalui rekonsiliasi ukuran keuangan non-GAAP dengan ukuran kinerja GAAP A.S. yang paling sebanding, yang semuanya harus dipertimbangkan ketika mengevaluasi kinerja Perusahaan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang ukuran keuangan non-GAAP, harap lihat tabel berjudul “Rekonsiliasi Hasil GAAP dan Non-GAAP yang Tidak Diaudit.”

Pernyataan Berwawasan ke Depan

Siaran pers ini berisi pernyataan berpandangan ke depan. Pernyataan berpandangan ke depan bukan merupakan fakta sejarah atau pernyataan kondisi saat ini, melainkan hanya mewakili keyakinan Perusahaan mengenai peristiwa dan kinerja di masa mendatang, yang pada dasarnya sebagian besar tidak pasti dan di luar kendali Perusahaan. Pernyataan berpandangan ke depan ini mencerminkan pandangan terkini Perusahaan terkait kinerja keuangan Perusahaan; pertumbuhan pendapatan dan laba; prospek dan peluang bisnis; rencana penggunaan modal dan likuiditas. Dalam beberapa kasus, pernyataan berpandangan ke depan disertai istilah seperti "mungkin", "seharusnya", "menduga", "mengantisipasi", "memikirkan", "memperkirakan", "percaya", "berencana", "memproyeksikan", "memprediksi", "potensial", atau "berharap" atau kebalikan dari istilah-istilah ini atau istilah serupa. Perusahaan memperingatkan pembaca untuk tidak mengandalkan pernyataan berpandangan ke depan, yang berlaku hanya pada tanggal rilis ini dan tergantung pada berbagai risiko, ketidakpastian, asumsi, atau perubahan keadaan yang sulit diprediksi atau diukur. Pernyataan berpandangan ke depan adalah berdasarkan harapan manajemen saat ini dan bukan jaminan kinerja di masa mendatang. Perusahaan tidak melakukan atau memiliki kewajiban mengeluarkan pembaruan atau revisi pernyataan berpandangan ke depan kepada publik untuk memperlihatkan perubahan harapannya atau perubahan peristiwa, kondisi, atau keadaan yang menjadi dasar pernyataan tersebut, kecuali bila diwajibkan oleh hukum. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan hasil sebenarnya berbeda secara material dari harapan saat ini bisa muncul dari waktu ke waktu, dan Perusahaan tidak mungkin memprediksi semuanya; sebagian faktor tersebut adalah perubahan kondisi ekonomi, bisnis, persaingan, pasar, dan peraturan di tingkat global, regional, atau lokal, dan yang tercantum di bawah judul "Faktor Risiko" dan di bagian lain dalam pengajuan Perusahaan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa A.S. ("SEC") yang terdapat di situs web SEC di www.sec.gov.

Lihat tautan berikut untuk detail selengkapnya.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Contacts

SBC Medical Group Holdings Incorporated
Hikaru Fukui / Kepala Departemen Hubungan Investor Email: ir@sbc-holdings.com

Sumber: SBC Medical Group Holdings Incorporated


Editor : Adityawarman

Penulis : Bagus