Bank Jakarta Perkuat Transformasi dan Tata Kelola


Jakarta – Bank Jakarta optimistis melanjutkan agenda transformasi secara konsisten, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan perbankan yang profesional, inklusif, dan berdaya saing.

Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai mengatakan bahwa pertumbuhan yang sehat harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang disiplin dan akuntabel. 

"Penguatan budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor prinsip kehati-hatian dan regulasi yang berlaku,” kata Ateng dikutip dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (4/3).

Adapun perseroan kembali memperoleh apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan kinerja berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan yakni Indonesia Enterprise Risk Management 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review serta Indonesia Best CFO Awards 2026. 

Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi Bank Jakarta dalam menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi, memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, serta menjaga pertumbuhan yang sehat di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.

Pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award, Bank Jakarta meraih predikat The Best Indonesia Enterprises Risk Management Gold Award (B) Excellent (4 Star) kategori Regional Development Company Asset >Rp90 Triliun. 

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa penguatan manajemen risiko dan kepemimpinan keuangan yang akuntabel merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung agenda transformasi perusahaan secara menyeluruh.

“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan keterbukaan informasi kepada publik," ujarnya.

Ke depan tambah Arie, Bank Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta disiplin dalam penerapan tata kelola guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.


Penulis : Eko