Gerak IHSG dibayangi situasi Geopolitik Global yang belum menentu


Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (17/4), dibayangi situasi geopolitik global yang belum menentu.

“Indeks saham masih dibayangi situasi geopolitik global yang tidak menentu dan dibarengi oleh kondisi fluktuasi harga komoditas serta nilai tukar yang masih belum stabil,” kata CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya.

Namun, momentum koreksi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian terutama bagi saham saham berfundamental kuat. Pasalnya, rilis data perekonomian dalam negeri terlihat masih cukup stabil dengan target investasi menengah dan panjang.

William memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 7.123 dan resistance 7.272. Saham-saham yang dapat dicermati diantaranya, BBCA, BBNI, UNVR, JSMR, ICBP, PWON, KLBF, GGRM.


Penulis : Indra

Editor : Irwen