eFishery Dukung Program Pembangunan Daerah


EFS07463
 

 

Jakarta - Dapatkan pendanaan Seri C senilai US$90 Juta, eFishery berencana membuka rekrutmen untuk talenta terbaik terutama di bidang engineering dan pengembangan produk secara agresif.

Sebagai salah satu penyedia platform teknologi untuk akuakultur yang terintegrasi, mulai dari IoT hardware, software, hingga ke marketplace, eFishery tidak hanya memperbesar kapasitas bisnis perusahaan, namun juga mengajak talenta terbaik yang memiliki pengalaman dalam ekosistem digital untuk tumbuh bersama. Mengacu pada rencana eFishery untuk memiliki lebih dari 2.000 karyawan pada akhir 2022, saat ini jumlah karyawan sudah mencapai lebih dari 1.000 orang.

“Perekrutan karyawan yang kami lakukan kali ini akan berbeda dengan yang sebelumnya, dengan misi #Tumbuh Bersama agar #Tumbuh Lebih Kuat kami mengajak karyawan eFishery untuk bergabung bersama membangun Indonesia di sektor akuakultur. Saat ini, sistem bekerja di eFishery adalah WFA (Work from Anywhere) dimana karyawan kami dipersilakan untuk Pulang Kampung sehingga bisa ikut serta dalam pembangunan daerahnya melalui teknologi digital eFishery,” kata Co-founder dan Chief of Internal Operations Officer eFishery, Chrisna Aditya dalam keterangannya, Kamis (17/2).

Sistem kerja WFA yang diberikan oleh eFishery telah ditetapkan sejak tahun lalu, karyawan dapat bekerja dimana saja dan kapan saja, sesuai dengan lokasi mereka. Hal ini membuat siapapun yang bergabung di eFishery dan bertalenta yang dirasa ingin pulang ke kampung halamannya dan memiliki misi untuk membangun daerahnya, dapat mewujudkan hal tersebut dan memperluas dampak yang dibangun melalui teknologi digital yang telah dikembangkan.

Lebih lanjut, masih banyak potensi pembudidaya yang masih belum terjangkau oleh eFishery. Meski sejak didirikan pada 2013, ribuan smart feeders telah digunakan dan melayani lebih dari 40.000 pembudidaya dari 24 provinsi di Indonesia, eFishery berencana untuk menggandeng 1 juta pembudidaya dalam waktu 3 – 5 tahun ke depan.

“Sistem WFA ini bisa dimanfaatkan oleh talenta muda yang telah mampu menghadapi berbagai tantangan disrupsi ini sebagai langkah awal untuk mencapai rencana kami kedepannya dalam menggandeng lebih banyak lagi pembudidaya masuk dalam ekosistem akuakultur yang kami bangun,” paparnya.

 


Penulis : Indra

Editor : Irwen