Realisasi TKDN Tiga Proyek Angkasa Pura I Capai 78,76%


Jakarta - Realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di tiga proyek pengembangan bandara PT Angkasa Pura I (Persero) mencapai 78,76% atau setara nilai investasi sebesar Rp3,61 triliun dari total Rp4,53 triliun.

"Angkasa Pura I berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri pada setiap proyek pengembangan dan pembangunan bandara beserta fasilitas penunjangnya, baik berupa barang dan jasa" kata Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangannya, Selasa (14/9).

Dijelaskan, tiga proyek pengembangan bandara tersebut adalah Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, pembangunan gedung terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dan pembangunan Stasiun Kereta Api (KA) Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo (YIA).

Pemanfaatan TKDN terbesar terdapat pada proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan nilai investasi TKDN sebesar Rp2,6 triliun atau 79% dari total investasi Rp3,11 triliun.

Disusul proyek terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dengan nilai investasi TKDN sebesar Rp992 miliar atau 71,24% dari total investasi sebesar Rp1,39 triliun, sedangkan TKDN tertinggi ketiga terdapat pada proyek pembangunan Stasiun KA YIA dengan nilai investasi TKDN sebesar Rp24,4 miliar atau 85,81% dari total investasi sebesar Rp28,44 miliar.

Seluruh pekerjaan dan distribusi material pada proyek pengembangan di tiga bandara dilakukan oleh perusahaan dalam negeri yaitu  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk untuk proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, KSO-PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT PP (Persero) Tbk untuk proyek pembangunan terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan PT PP (Persero) Tbk untuk pembangunan Stasiun KA YIA.

Sementara itu, pada bidang pendukung operasional seperti teknologi informasi, nilai investasi TKDN sejak 2018 hingga 2021 sebesar Rp133,8 mliar atau 41,23% dari tptal investasi sebesar Rp324,71 miliar.

Jumlah total pekerjaan terkait teknologi informasi sejak 2018, yaitu 43 pekerjaan di mana pada 2018 terdapat 17 pekerjaan, pada 2019 sebanyak 16 pekerjaan, pada 2020 sebanyak 7 pekerjaan, dan pada 2021 sebanyak 3 pekerjaan.

Pada bidang elektrikal, realisasi TKDN sejak 2018 hingga 2021 sebesar 18,28% atau setara dengan nilai investasi sebesar Rp20,57 miliar dari total investasi bidang elektrikal sebesar Rp112,49 miliar.

"Kami berharap Angkasa Pura I dapat membantu industri dalam negeri agar dapat terus bertahan pada masa pandemi COVID-19 dan tetap menggerakkan roda perekonomian nasional," tegasnya.


Penulis : susan

Editor : Irwen