KuMining Perluas Akses Cloud Mining ZEC, Hadirkan Infrastruktur Penambangan Kelas Institusional untuk Banyak Pengguna
Providenciales, Kepulauan Turks dan Caicos, (ANTARA/PRNewswire)- KuMining, platform cloud mining yang didukung oleh KuCoin, meluncurkan layanan ZEC Cloud Mining. Produk terbaru ini memperluas portofolio layanan berbasis Proof-of-Work (PoW), serta menyediakan akses infrastruktur penambangan aset digital kelas institusional bagi pengguna ritel. Melalui layanan ini, pengguna tidak lagi memerlukan perangkat keras maupun mengelola penambangan aset digital secara mandiri. Dengan demikian, pengguna ritel semakin mudah menambang Zcash (ZEC) lewat cloud mining yang lebih praktis. Layanan ini telah tersedia di platform KuMining dan terbuka bagi pengguna yang memenuhi persyaratan.
ZEC merupakan aset khusus (native asset) untuk jaringan Zcash, blockchain berbasis Proof-of-Work yang diluncurkan pada 2016 dengan suplai maksimum tetap sebanyak 21 juta koin. Selama ini, aktivitas penambangan ZEC umumnya membutuhkan perangkat khusus, fasilitas penambangan, sumber daya listrik, serta kemampuan teknis yang memadai. Melalui ZEC Cloud Mining, KuMining menghadirkan akses berbasis komputasi awan (cloud) untuk hashrate ZEC dengan proses yang lebih praktis dan efisien.
Sejalan dengan prinsip "Simple Mining, Smart Gains", KuMining menghadirkan penambangan aset digital skala industri yang lebih transparan, efisien dari sisi biaya, dan mudah diakses. Berkat ZEC Cloud Mining, pengguna dapat mengakses langsung hashrate ZEC lewat ekosistem KuCoin tanpa perlu membeli perangkat, membangun fasilitas, terkoneksi ke mining pool, atau melakukan pemeliharaan teknis. Pendekatan ini membuat pengguna tidak lagi harus memiliki perangkat. Dengan demikian, metode penambangan ZEC menjadi lebih mudah dan fleksibel bagi pengguna yang ingin mengakumulasi aset digital.
"Selama ini, aktivitas penambangan aset digital umumnya hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki perangkat khusus, infrastruktur, dan keahlian operasional yang memadai," ujar Jolie Du, Chief Operating Officer, KuMining. "Kami ingin menyediakan akses infrastruktur penambangan profesional agar semakin banyak orang bisa berpartisipasi. Lewat cara ini, partisipasi tidak lagi bergantung pada siapa yang memiliki perangkat terbanyak. Kini, pengguna yang ingin terlibat dalam ekosistem Proof-of-Work dapat berpartisipasi. Peluncuran ZEC Cloud Mining menjadi langkah lanjutan untuk mengurangi hambatan masuk, serta memberi lebih banyak pilihan bagi pengguna untuk ikut menambang aset digital dengan cara yang lebih simpel dan praktis."
Skema "mine first, pay electricity later" merupakan salah satu fitur utama dari produk ini. Hasilnya, beban biaya di awal menjadi lebih ringan sehingga memberikan ruang gerak yang lebih fleksibel bagi pengguna. Alih-alih membeli ZEC secara sekaligus pada harga pasar tertentu, pengguna kini dapat mengumpulkan hasil penambangan sedikit demi sedikit selama masa kontrak, sesuai dengan kondisi jaringan dan ketentuan yang berlaku.
Peluncuran ZEC Cloud Mining mencerminkan komitmen KuMining untuk membangun infrastruktur penambangan yang lebih mudah diakses oleh komunitas pengguna aset digital. Dengan mempermudah akses terhadap hashrate dan mengurangi ketergantungan pada kepemilikan perangkat keras, KuMining berharap semakin banyak pengguna dapat berpartisipasi dalam aktivitas penambangan sekaligus mendukung terciptanya ekosistem Proof-of-Work yang lebih inklusif.
Tentang KuMining
KuMining merupakan platform cloud mining yang dikembangkan oleh KuCoin, salah satu bursa aset kripto terbesar di dunia. Dengan misi memperluas akses terhadap aktivitas penambangan aset digital, KuMining menyediakan layanan hashrate yang aman dan efisien bagi pengguna di berbagai negara, didukung infrastruktur mutakhir serta integrasi yang erat dengan ekosistem KuCoin
Akun Media Sosial KuMining di X | Telegram
SOURCE KuCoin
Penulis : Bagus



