Dexa Group Terima Anugerah PPKM Award


WhatsApp Image 2023-03-21 at 12.13.19
 

 

Jakarta – Dexa Group menerima penghargaan dari pemerintah atas kerja keras dan kontribusinya dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dalam acara Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Award di Jakarta, Senin (20/3).

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengatakan, keberhasilan penanganan pandemi tidak terlepas dari kerja sama seluruh komponen bangsa, mulai dari pemerintah pusat sampai ke tingkat desa, tenaga kesehatan, TNI-Polri, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, akademisi, hingga seluruh masyarakat.

“Kepada Bapak-Ibu yang menerima PPKM Award, saya menyampaikan selamat. Marilah pengabdian ini terus kita lanjutkan untuk memecahkan berbagai masalah-masalah kemanusiaan dan kebangsaan, dan membangun Indonesia menjadi negara maju,” kata Presiden Jokowi.

Senada dengan Presiden Jokowi, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, keberhasilan penanganan Covid-19 merupakan hasil kerja semua setiap stakeholders, dan didukung oleh kinerja yang berbasiskan data, ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kami bangga melihat teman-teman bekerja dengan hati, penghargaan ini merupakan wujud apresiasi kami terhadap kerja kerasnya semua stakeholder," paparnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Dexa Medica, V Hery menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan pemerintah.

"Dexa merasa terhormat dan bangga dapat mengambil bagian dalam penanganan Covid-19 di tanah air. Dexa Group berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah, bekerja keras dan berkontribusi untuk masyarakat sesuai keahlian dan kemampuan sejalan dengan core purpose, Expertise for The Promotion of Health," ujarnya.

Upaya yang telah dilakukan Dexa Group selama pandemi Covid-19 di antaranya menghadirkan obat-obatan, suplemen dan vitamin yang dibutuhkan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Dexa Medica juga telah turut berkontribusi mendonasikan jutaan tablet, di antaranya pada masa awal pandemi yakni Chloroquine 250 mg Hydroxychloroquine 200 mg, dan Azithromycin 500 mg disebarkan di seluruh rumah sakit di Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pada saat Indonesia membutuhkan Favipiravir dan Remdesivir.


Penulis : Indra

Editor : Irwen