Cathay Financial Mempercepat Ambisi untuk Menjadi Manajer Investasi Regional Melalui Portofolio Produk Lengkap


Taipei, (ANTARA/PRNewswire)- Sebagai grup manajemen investasi terintegrasi terbesar di Taiwan, Cathay Financial Holdings (Cathay FHC) terus memperluas platformnya dengan memanfaatkan pengalaman selama lebih dari enam dekade, serta dana kelolaan (AUM) senilai lebih dari USD 325 miliar.

Cathay Financial Holdings, Taiwan’s largest asset manager, is accelerating the build-out of its third growth engine in asset management with a clear ambition to scale across Asia. Its second Cathay Asset Management Summit drew more than 12,000 registrants, helping investors balance agility with strategic foresight amid short-term volatility and long-term structural shifts. (Credit: Cathay FHC) (PRNewsfoto/Cathay Financial Holdings)

Cathay Financial Holdings, Taiwan’s largest asset manager, is accelerating the build-out of its third growth engine in asset management with a clear ambition to scale across Asia. Its second Cathay Asset Management Summit drew more than 12,000 registrants, helping investors balance agility with strategic foresight amid short-term volatility and long-term structural shifts. (Credit: Cathay FHC) (PRNewsfoto/Cathay Financial Holdings)

Cathay FHC mengoptimalkan sumber daya grup melalui tiga motor pertumbuhan—Perbankan, Asuransi, dan Manajemen Investasi. Cathay United Bank dan Cathay Life Insurance tercantum dalam daftar institusi pertama yang meraih izin untuk menjalankan uji coba di Asian Asset Management Center, Kawasan Kaohsiung. Hal tersebut menegaskan keselarasan Cathay FHC dengan prioritas kebijakan nasional Taiwan, serta komitmen mendukung ambisi Taiwan menjadi pusat manajemen investasi terkemuka di Asia.

Menurut President, Cathay FHC, Lee Chang-Ken, tekad Taiwan sebagai pusat manajemen investasi di Asia semakin cepat terwujud setelah reformasi regulasi besar-besaran yang dilakukan otoritas finansial (FSC) pada tahun lalu. Lebih dari 50 aturan telah direvisi dan 38 kegiatan bisnis baru disetujui di Kawasan Kaohsiung—sebuah langkah yang secara signifikan meningkatkan daya saing internasional Taiwan.

Lee juga menekankan daya saing Taiwan. Berbeda dari Hong Kong dan Singapura, Taiwan bukan hanya pusat alokasi modal, namun juga pencipta nilai aset yang didukung basis industri yang kuat. Dalam tiga dekade terakhir, nilai kapitalisasi pasar Taiwan melonjak dari USD 211 miliar menjadi USD 3 triliun, sedangkan nilai dividen tunai tahunan meningkat dari USD 13 miliar menjadi lebih dari USD 65 miliar—mendukung populasi miliuner terbesar ke-15 di dunia. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Lee merekomendasikan mekanisme pengawasan berbasiskan risiko yang menyelaraskan batas nilai pinjaman dengan profil kredit dan disiplin risiko masing-masing institusi—mengapresiasi pelaku industri yang bertindak hati-hati, membatasi risiko berlebihan, dan memperkuat daya tarik Taiwan bagi investor jangka panjang.

Dengan prinsip "berakar di Taiwan, menjangkau dunia", divisi manajemen investasi Cathay FHC menyediakan berbagai solusi investasi bagi klien korporasi, individu dengan nilai kekayaan tinggi, serta investor institusi yang mencakup berbagai kelas aset, serta strategi aktif maupun pasif. Dengan manajemen risiko sebagai pilar utama, Cathay FHC mengintegrasikan sumber daya grup dalam bidang pengelolaan aset, solusi asuransi, dan investasi pasar modal untuk membangun layanan manajemen investasi terpadu secara lintasplatform.

Melalui strategi ini, Cathay Securities Investment Trust (Cathay SITE) menjadi unsur utama dalam bisnis manajemen investasi Cathay FHC, didukung oleh skala bisnis, kekuatan modal, dan jaringan distribusi Cathay Life Insurance serta Cathay United Bank. Restrukturisasi ini membangun fondasi kuat bagi platform dengan skala, kedalaman, dan kapabilitas institusional untuk bersaing secara efektif di tingkat regional—serta mewujudkan ambisi jangka panjang Cathay FHC sebagai manajer investasi skala besar yang berpengaruh di Asia.

Menurut Chairman, Cathay SITE, Alan Lee, Cathay SITE dan Cathay Life Insurance mulai mengintegrasikan seluruh sistem, talenta, proses investasi, dan tata kelola guna membangun platform manajemen investasi regional yang berskala luas. Ambisi jangka panjangnya jelas: meningkatkan AUM dari USD 75 miliar saat ini menjadi USD 488 miliar dalam satu dekade, sekaligus memosisikan Cathay SITE sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di Asia.

Sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi tersebut. Cathay FHC mempekerjakan sekitar 300 tenaga profesional yang berspesialisasi dalam instrumen saham, pendapatan tetap, valuta asing (FX), dan aset alternatif—lebih dari 100 orang di antaranya memiliki pengalaman lebih dari 11 tahun. Cathay FHC juga akan mempererat kemitraan dengan universitas global untuk menarik talenta multidisiplin dalam bidang ilmu data, teknologi, dan ESG, didukung program mobilitas lintaspasar antara Taiwan, Singapura, dan Hong Kong.

Alan Lee juga mengumumkan, Cathay SITE akan meningkatkan seluruh infrastruktur riset investasi. Cathay SITE berencana menggandeng penyedia teknologi global terkemuka, serta memanfaatkan tim digital dan AI Cathay FHC untuk mengintegrasikan perangkat analisis canggih, proyeksi berbasiskan AI, dan sarana yang mendukung pengambilan keputusan dalam proses investasi, riset, dan distribusi.

Saat ini, Cathay Life Insurance mengelola aset sekitar USD 260 miliar dengan USD 6,5 miliar yang dikelola oleh Cathay SITE dan USD 65 miliar oleh manajer investasi luar negeri. Seiring peningkatan porsi aset yang dikelola Cathay SITE—tidak termasuk pinjaman dan properti, namun mencakup setidaknya 90–95% kelas aset investasi lainnya—nilai AUM Cathay SITE diperkirakan akan meningkat signifikan, dimulai dari instrumen saham dan reksa dana.

Cathay SITE menetapkan empat prioritas strategis guna mendukung transformasinya: mengintegrasikan kapabilitas riset investasi grup, membangun portofolio produk lengkap yang mencakup reksa dana aktif, reksa dana pasif, dan ETF, mengoptimalkan sistem riset investasi melalui kemitraan teknologi global, serta mempercepat ekspansi di Asia.

Cathay FHC juga semakin gencar menjalankan ekspansi internasional. Pada September 2025, divisi manajemen investasi Cathay FHC bermitra dengan Daiwa Asset Management asal Jepang untuk mencatatkan ETF lintaswilayah Taiwan-Jepang pertama di Bursa Efek Tokyo, memperluas jajaran produk luar negeri dan memberikan akses yang lebih mudah bagi investor yang ingin merambah pasar properti Jepang. Cathay FHC juga telah berekspansi ke segmen ETF aktif setelah memperoleh izin untuk meluncurkan ETF saham Taiwan yang dikelola secara aktif.

Cathay United Bank turut memperluas layanan global dengan menghadirkan distribusi eksklusif hingga awal 2026 untuk solusi pendapatan berbasiskan aset dari manajer investasi internasional terkemuka di Zona Kaohsiung Asian Asset Management Center, serta bermitra dengan spesialis kredit kelas menengah asal Amerika Serikat untuk menyediakan investasi kredit swasta berstandar institusi di tengah regulasi global yang semakin ketat.

Baru-baru ini, Cathay FHC menggelar Cathay Asset Management Summit edisi kedua yang menghadirkan para pakar global untuk membahas tren-tren penting yang menentukan arah perkembangan investasi—mulai dari inovasi berbasiskan AI hingga saham Taiwan, instrumen pendapatan tetap global, kredit swasta, dan aset alternatif. Ajang ini diikuti lebih dari 12.000 peserta sehingga mencatat rekor baru.

Ke depan, Cathay FHC akan terus menghadirkan strategi alokasi yang berorientasi pada masa depan, memperkuat kemitraan dengan investor, serta mendukung perkembangan Taiwan sebagai pusat manajemen investasi terkemuka di Asia melalui inisiatif konkret dan eksekusi yang disiplin.

SOURCE Cathay Financial Holdings


Penulis : Bagus