BTN bertansformasi tingkatkan kualitas layanan
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus melakukan transformasi, salah satu kehadiran aplikasi Bale by BTN yang dirancang menunjang kebutuhan transaksi generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan bahwa perseroan tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, namun juga mengembangkan layanan berbasis gaya hidup (lifestyle) untuk memperkuat bisnis beyond mortgage.
"Transformasi digital menjadi kunci agar BTN tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Layanan harus semakin mudah, cepat, dan dapat diakses oleh semua lapisan,” kata Nixon dalam keterangan tertulis dikutip di Jakarta, Rabu (11/2).
Menurut Nixon, Bale by BTN dirancang untuk memberikan kemudahan akses perbankan yang lebih inklusif dan terintegrasi.
Sejak diluncurkan pada 9 Februari 2025, jumlah pengguna Bale by BTN telah mencapai 3,7 juta akun.
Peningkatan ini turut menopang volume transaksi Bale by BTN yang melonjak 79,2 persen secara year on year (YoY) menjadi 2,2 miliar transaksi per 31 Desember 2025. Dengan nilai transaksi menembus Rp103,6 triliun.
Saldo pengguna Bale by BTN juga terus meningkat. Tercermin dari kontribusinya sebesar Rp22,8 triliun terhadap dana pihak ketiga (DPK) BTN hingga akhir 2025 atau tumbuh 15,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp19,7 triliun.
"BTN juga terus mengakselerasi digitalisasi melalui kehadiran BTN Digital Store di sejumlah kota besar. Seperti di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang," ungkapnya.
Hingga saat ini tutur Nixon, sebanyak 24 BTN Digital Store telah beroperasi di seluruh Indonesia.
Kantor cabang digital ini menggantikan fungsi teller dan customer service konvensional dengan sistem berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI).
Nasabah dapat membuka rekening hanya dalam waktu 3–5 menit melalui pemindaian KTP yang terintegrasi dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Nixon menambahkan meski terus bertransformasi secara digital dan semakin modern, perseroan tetap akan menjaga perannya sebagai pilar pembiayaan perumahan nasional.
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menuturkan, selama lebih dari tujuh dekade BTN berperan strategis dalam mendukung pembangunan perumahan nasional melalui pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan.
"Sejalan dengan tema Komitmen Nyata Melayani Negeri, saya yakin BTN akan terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam mendukung agenda perumahan nasional," ujar Rosan.
Sementara itu Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan, BTN telah menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor perumahan nasional dengan memberikan daya dukung hunian bagi masyarakat Indonesia.
Dalam berbagai program dan kebijakan perumahan nasional, BTN hadir sebagai mitra yang dapat diandalkan, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga penguatan ekosistem perumahan yang semakin terintegrasi.
"Transformasi BTN dalam beberapa tahun terakhir, melalui digitalisasi layanan, pengembangan produk transaksional, serta penguatan peran beyond mortgage, menunjukkan kesiapan BTN menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," terang Misbakhun.
Sebagai mitra dan pemangku kepentingan, lanjut dia, BTN merupakan institusi yang terus bertumbuh, terbuka terhadap kolaborasi, dan konsisten mendukung agenda pembangunan nasional.
"Kami berharap BTN terus menjaga integritas, profesionalisme, serta memperkuat kontribusinya bagi pembangunan nasional," ujarnya.
Penulis : Eko


