Search:
Thursday, Feb-25 2021 08:42 WIB
  • AGRI 1,447.910 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 953.190 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 515.110 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,251.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,706.490 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,329.860 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,459.160 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 180.790 0.000 (0.000%)
  • IDX30 506.400 0.000 (0.000%)
  • IDX80 136.710 0.000 (0.000%)
  • IDXBASIC 1,354.660 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 403.080 0.000 (0.000%)
  • IDXCYCLIC 739.890 0.000 (0.000%)
  • IDXENERGY 768.370 0.000 (0.000%)
  • IDXESGL 140.340 0.000 (0.000%)
  • IDXFINANCE 1,420.630 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 143.130 0.000 (0.000%)
  • IDXHEALTH 1,315.870 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 446.040 0.000 (0.000%)
  • IDXINDUST 955.080 0.000 (0.000%)
  • IDXINFRA 904.190 0.000 (0.000%)
  • IDXNONCYC 749.830 0.000 (0.000%)
  • IDXPROPERT 923.480 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 145.230 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 293.730 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 360.140 0.000 (0.000%)
  • IDXTECHNO 3,271.660 0.000 (0.000%)
  • IDXTRANS 964.350 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 135.560 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.560 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,059.700 0.000 (0.000%)
  • Investor33 435.420 0.000 (0.000%)
  • ISSI 183.040 0.000 (0.000%)
  • JII 629.730 0.000 (0.000%)
  • JII70 221.940 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,220.710 0.000 (0.000%)
  • LQ45 950.720 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,286.690 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,696.630 0.000 (0.000%)
  • MINING 2,055.370 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,025.900 0.000 (0.000%)
  • MNC36 322.330 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 325.870 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 381.850 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 306.900 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 370.640 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,251.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 863.960 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
BEI: Investor Jangan Tergiur Keuntungan Jangka Pendek
Published: 19 Jan 2021 14:00 WIB


IMQ, Jakarta —  Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau investor untuk berhati-hati dan cerdas mengelola resiko.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, investor yang membeli saham dengan menggunakan uang pinjaman merupakan fenomena yang tidak baik. BEI selalu mengingatkan kepada masyarakat, para investor, bahwa berinvestasi saham selain berpotensi memberikan keuntungan yang baik, juga mengandung risiko kerugian.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan dana yang bersumber dari pinjaman atau utang, atau dana yang diperlukan untuk kebutuhan sehari hari, atau dana untuk kebutuhan darurat, atau dana kebutuhan jangka pendek lainnya dalam investasi saham," katanya Selasa (19/1).

Menurut Hasan, hendaknya para investor jangan terlalu percaya diri dan berorientasi pada mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya dalam jangka pendek, secara instan. Investor juga diimbau jangan hanya melihat dari sisi keuntungannya semata-mata, tapi juga hendaknya menghitung dan mengelola risiko dalam berinvestasi.

"Berinvestasi saham dengan menggunakan dana utang justru meningkatkan risiko investasi, karena adanya keterbatasan waktu yang relatif pendek untuk segera mengembalikan dana pinjamannya dengan tingkat bunga tertentu. Hal ini tentunya akan semakin membatasi pilihan dan strategi investasi, lalu berpotensi mempengaruhi aspek psikologis para investor," paparnya.

BEI mendorong agar para investor terus belajar dan meningkatkan pemahamannya dalam berinvestasi saham. BEI sudah menyediakan berbagai program dan sarana dalam melakukan edukasi kepada masyarakat dan juga para investor, melalui kegiatan sekolah pasar modal, webinar, workshop, dan melalui media sosial BEI.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS