Search:
Thursday, Feb-25 2021 08:35 WIB
  • AGRI 1,447.910 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 953.190 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 515.110 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,251.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,706.490 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,329.860 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,459.160 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 180.790 0.000 (0.000%)
  • IDX30 506.400 0.000 (0.000%)
  • IDX80 136.710 0.000 (0.000%)
  • IDXBASIC 1,354.660 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 403.080 0.000 (0.000%)
  • IDXCYCLIC 739.890 0.000 (0.000%)
  • IDXENERGY 768.370 0.000 (0.000%)
  • IDXESGL 140.340 0.000 (0.000%)
  • IDXFINANCE 1,420.630 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 143.130 0.000 (0.000%)
  • IDXHEALTH 1,315.870 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 446.040 0.000 (0.000%)
  • IDXINDUST 955.080 0.000 (0.000%)
  • IDXINFRA 904.190 0.000 (0.000%)
  • IDXNONCYC 749.830 0.000 (0.000%)
  • IDXPROPERT 923.480 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 145.230 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 293.730 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 360.140 0.000 (0.000%)
  • IDXTECHNO 3,271.660 0.000 (0.000%)
  • IDXTRANS 964.350 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 135.560 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.560 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,059.700 0.000 (0.000%)
  • Investor33 435.420 0.000 (0.000%)
  • ISSI 183.040 0.000 (0.000%)
  • JII 629.730 0.000 (0.000%)
  • JII70 221.940 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,220.710 0.000 (0.000%)
  • LQ45 950.720 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,286.690 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,696.630 0.000 (0.000%)
  • MINING 2,055.370 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,025.900 0.000 (0.000%)
  • MNC36 322.330 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 325.870 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 381.850 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 306.900 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 370.640 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,251.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 863.960 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
RI Bakal Punya Pusat Industri Baterai Listrik Terintegrasi
Published: 30 Dec 2020 10:58 WIB


IMQ, Jakarta —  Indonesia akan segera memiliki pusat industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi pertama di dunia. Pengembangan industri ini akan dilakukan perusahaan electric vehicle (EV) battery atau baterai kendaraan listrik asal Korea Selatan LG Energy Solution Ltd yang bekerja sama dengan konsorsium BUMN.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Kementerian BUMN dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya melakukan berbagai pertemuan tindak lanjut dengan pihak LG. Serangkaian proses negosiasi yang panjang telah dilakukan dengan berpedoman pada prinsip saling percaya dan bertujuan untuk saling menguntungkan.

Hasilnya, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menandatangani Nota Kesepahaman dengan LG Energy Solution di Seoul, Korea Selatan pada 18 Desember 2020. MoU berisi tentang kerjasama proyek investasi raksasa dan strategis di bidang industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi dengan pertambangan, peleburan (smelter), pemurnian (refining) serta industri prekursor dan katoda dengan nilai rencana investasi mencapai US$9,8 miliar.

"MoU menjadi sinyal keseriusan yang sangat tinggi dari pihak LG dan Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan industri baterai terintegrasi. Pada masa pandemi yang begitu penuh tantangan, keberhasilan ini merupakan kepercayaan luar biasa terhadap Indonesia. Nilai investasinya fantastis untuk satu korporasi, yaitu mencapai USD9,8 miliar,” kata Bahlil dalam keterangan pers, Rabu (30/12).

Kementerian BUMN telah menyiapkan konsorsium MIND ID yang terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). MIND ID akan berkolaborasi dengan LG.

Menteri BUMN Erick Thohir memastikan investasi tersebut berjalan dari sisi produksi dan memiliki pasar di dalam dan luar negeri.

“Investasi LG akan bermitra dengan konsorsium baterai BUMN di seluruh rantai pasok produksi. Pada pelaksanaannya akan ditindaklanjuti dengan studi bersama (joint study) untuk mengukur secara detail kerja sama yang akan dilakukan kedua pihak dari sektor hulu sampai hilirnya,” ujar Erick Thohir.

Sebagian proyek nantinya berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah yang sudah ditinjau oleh Presiden Jokowi pada akhir Juni lalu. Kawasan industri seluas 4.300 hektar ini merupakan percontohan kerja sama pemerintah dan BUMN dalam menyediakan lahan yang kompetitif dari sisi harga, konektivitas, dan tenaga kerja.

Rencananya, sebagian baterai yang dihasilkan dari proyek ini akan disuplai ke pabrik mobil listrik pertama di Indonesia yang sudah lebih dahulu ada dan dalam waktu dekat akan segera memulai tahap produksi.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS