Search:
Friday, Aug-14 2020 07:49 WIB
  • AGRI 1,197.150 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 762.930 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 475.430 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 5,239.250 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,931.630 0.000 (0.000%)
  • DBX 942.590 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,164.350 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 144.070 0.000 (0.000%)
  • IDX30 452.110 0.000 (0.000%)
  • IDX80 117.490 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 304.580 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 122.870 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 403.690 0.000 (0.000%)
  • IDXQ30 132.110 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 215.130 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 255.560 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 109.860 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 865.730 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 889.470 0.000 (0.000%)
  • Investor33 393.050 0.000 (0.000%)
  • ISSI 152.240 0.000 (0.000%)
  • JII 564.940 0.000 (0.000%)
  • JII70 190.100 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,059.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 825.800 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,258.310 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,459.880 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,397.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 953.200 0.000 (0.000%)
  • MNC36 298.180 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 269.460 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 295.860 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 256.040 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 333.770 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 5,239.250 0.000 (0.000%)
  • TRADE 633.770 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Kemenperin Berhasil Membuka Pasar IKM Logam Otomotif
Published: 26 Jun 2020 16:49 WIB


IMQ, Jakarta —  Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri kecil menengah (IKM) logam tetap menjalankan usahanya di tengah dampak pandemi COVID-19.

"Di masa pandemi COVID-19, sejumlah IKM di sentra logam Tegal yang telah menjadi mitra Agen Pemegang Merek (APM) sebagai tier 1 dan tier 2 mengalami penurunan omzet hingga 90% dikarenakan APM sempat berhenti beroperasi beberapa waktu lalu," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih, di Jakarta, Jumat (26/6).

Untuk dapat bertahan dan menjaga keberlangsungan usaha para pelaku IKM, menurut Gati, pihaknya terus melakukan penjajakan terhadap peluang pasar yang ada.

"Salah satu upaya untuk menjembatani IKM di sentra logam Tegal dalam menjajaki pasar baru di sektor industri otomotif, kami telah menggelar program link and match antara IKM dengan perusahaan besar," paparnya.

Melalui program link and match, substitusi impor yang tengah dilakukan PT. Sinar Agung Selalu Sukses (SASS) di masa pandemi menjadi harapan baik bagi pelaku IKM di sentra logam Tegal. SASS merupakan salah satu perusahan manufaktur otomotif yang memproduksi suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan empat untuk pasar original equipment manufacturer (OEM) maupun aftermarket.

IKM di sentra logam Tegal berhasil mendapatkan purchase order (PO) dari SASS untuk membuat produk substitusi impor berupa handle socket LT 10 ton, handle socket LT 5 ton, dan handle socket LT 30,32 ton. Selain itu, mereka akan mendapat pesanan tangkai spion dari SASS.

Adapun IKM yang akan mengerjakan produk substitusi impor tersebut adalah PT. Bimuda Karya Teknik yang didukung oleh IKM lainnya seperti PT. Mitra Karya Tegal dan PT. Tiga Bersaudara.

"Produk-produk itu nantinya akan diproduksi menggunakan mesin stamping. Namun, IKM perlu melakukan investasi untuk pembuatan dies (cetakan) dengan biaya yang tidak sedikit dan program restrukturisasi mesin serta peralatan yang kami miliki diharapkan dapat membantu meringankan pelaku IKM dalam investasi pembuatan dies," ujar Gati.

Selain mendapatkan pasar baru, IKM di sentra logam Tegal didorong untuk saling bahu-membahu dengan membagi pekerjaan. Seperti yang dilakukan oleh PT. Mitra Karya Tegal dengan berbagi pekerjaan kepada IKM logam lainnya dalam memproduksi aksesoris kendaraan roda dua.

Dalam memenuhi kebutuhan bahan baku logam, IKM di sentra logam Tegal telah didukung oleh Material Center yang hadir atas inisiasi dan kerja sama Ditjen IKMA dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS