Search:
Monday, Dec-9 2019 08:55 WIB
  • AGRI 1,434.350 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 979.830 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 545.640 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,186.870 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,055.190 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,108.330 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,298.190 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 174.640 0.000 (0.000%)
  • IDX30 542.480 0.000 (0.000%)
  • IDX80 140.240 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 384.000 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 142.620 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 490.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 257.480 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 310.240 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 139.720 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 984.980 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,137.750 0.000 (0.000%)
  • Investor33 458.560 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.460 0.000 (0.000%)
  • JII 692.890 0.000 (0.000%)
  • JII70 232.330 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,250.110 0.000 (0.000%)
  • LQ45 992.520 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,458.260 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,725.420 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,474.400 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,201.070 0.000 (0.000%)
  • MNC36 343.640 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.020 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 510.210 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 324.010 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 390.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,186.870 0.000 (0.000%)
  • TRADE 766.200 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Kerugian SSIA Menyusut 87,76% per September
Published: 7 Nov 2019 10:28 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Surya Semesta Investama Tbk (SSIA) berhasil menekan laju kerugian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk periode Januari-September 2019 sekitar 87,62% menjadi Rp8,118 miliar dari periode serupa tahun lalu mencapai Rp65,604 miliar.

Salah satu pendorongnya adalah kenaikan pendapatan konsolidasi sebesar 4,2% menjadi Rp2,768 triliun dari Rp2,658 triliun. Peningkatan pendapatan ini terutama dipacu segmen properti dan konstruksi yang meningkat masing-masing sebesar 18,8% dan 2,9%.

Sementara itu, pendapatan segmen bisnis perhotelan SSIA meningkat sekitar 1,3%.

Manajemen menargetkan pendapatan perseroan hingga akhir tahun ini meningkat 10% dari capaian tahun sebelumnya sekitar Rp3,681 triliun dan laba bersih juga melonjak 3 kali lipat dari tahun lalu yang tercatat Rp37,7 miliar.

EBITDA perusahaan sepanjang periode yang berakhir September ini mencapai Rp291,4 miliar atau 32,9% lebih tinggi dari kurun waktu serupa tahun lalu Rp219,4 miliar.

Adapun, posisi kas perusahaan berada di level Rp1,569 triliun atau 41,5% lebih tinggi dibandingkan posisi semester I 2019 sebesar Rp1,109 triliun.

Total aset perseroan selama sembilan bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp8,083 triliun, dengan liabilitas dan ekuitas masing-masing Rp3,729 triliun dan Rp4,354 triliun.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS